Inilah Daftar Provinsi yang Akan Menggelar Pilkada 2024 Secara Serentak, Simak Tahapannya

Setelah melalui rangkaian pemilihan presiden, masyarakat di sejumlah Provinsi akan melaksanakan Pilkada 2024 secara serentak.

Menurut informasi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), Pilkada 2024 akan berlangsung pada Rabu, 27 November 2024.

Pada pilkada serentak ini, masyarakat akan memilih gubernur, wali kota, dan bupati beserta masing-masing wakilnya.

Lantas, mana saja provinsi yang akan menggelar Pilkada 2024?

Berikut ini ulasan yang disadur dari Kompas.com.

Komisioner KPU Idham Holik mengatakan, Pilkada 2024 akan dilaksanakan di semua provinsi di Indonesia, kecuali Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

“Seluruh daerah di Indonesia kecuali Provinsi DIY,” ujar Idham, saat dihubungi Kompas.com, Minggu (25/2/2024).

Pasalnya, berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan DIY, jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY tidak ditentukan melalui pilkada.

UU tersebut mengatur, Gubernur DIY dijabat oleh Sultan atau Raja yang bertakhta di Keraton Yogyakarta, sedangkan Wakil Gubernur DIY dijabat oleh Adipati Paku Alam yang bertakhta.

Menurut Idham, pelaksanaan pilkada serentak telah diatur dalam UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah Pengganti UU (Perppu) Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota Menjadi UU.

“Pemungutan suara serentak nasional dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati
dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota di seluruh wilayah Negara Kesatuan
Republik Indonesia dilaksanakan pada bulan November 2024,” atur Pasal 201 ayat (8).

Berikut daftar provinsi yang akan menggelar pilkada serentak pada 27 November 2024:

Pemilihan Umum Gubernur Aceh 2024
Pemilihan Umum Gubernur Bengkulu 2024
Pemilihan Umum Gubernur Jambi 2024
Pemilihan Umum Gubernur Kepulauan Bangka Belitung 2024
Pemilihan Umum Gubernur Kepulauan Riau 2024
Pemilihan Umum Gubernur Lampung 2024
Pemilihan Umum Gubernur Riau 2024
Pemilihan Umum Gubernur Sumatera Barat 2024
Pemilihan Umum Gubernur Sumatera Utara 2024
Pemilihan Umum Gubernur Sumatera Selatan 2024
Pemilihan Umum Gubernur Banten 2024
Pemilihan Umum Gubernur DKI Jakarta 2024
Pemilihan Umum Gubernur Jawa Barat 2024
Pemilihan Umum Gubernur Jawa Tengah 2024
Pemilihan Umum Gubernur Jawa Timur 2024
Pemilihan Umum Gubernur Bali 2024
Pemilihan Umum Gubernur Nusa Tenggara Barat 2024
Pemilihan Umum Gubernur Nusa Tenggara Timur 2024
Pemilihan Umum Gubernur Kalimantan Barat 2024
Pemilihan Umum Gubernur Kalimantan Selatan 2024
Pemilihan Umum Gubernur Kalimantan Timur 2024
Pemilihan Umum Gubernur Kalimantan Tengah 2024
Pemilihan Umum Gubernur Kalimantan Utara 2024
Pemilihan Umum Gubernur Gorontalo 2024
Pemilihan Umum Gubernur Sulawesi Barat 2024
Pemilihan Umum Gubernur Sulawesi Selatan 2024
Pemilihan Umum Gubernur Sulawesi Tengah 2024
Pemilihan Umum Gubernur Sulawesi Tenggara 2024
Pemilihan Umum Gubernur Sulawesi Utara 2024
Pemilihan Umum Gubernur Maluku 2024
Pemilihan Umum Gubernur Maluku Utara 2024
Pemilihan Umum Gubernur Papua 2024
Pemilihan Umum Gubernur Papua Barat 2024
Pemilihan Umum Gubernur Papua Barat Daya 2024
Pemilihan Umum Gubernur Papua Pegunungan 2024
Pemilihan Umum Gubernur Papua Selatan 2024
Pemilihan Umum Gubernur Papua Tengah 2024.

Idham melanjutkan, pilkada serentak juga akan digelar di semua kabupaten/kota di Indonesia, kecuali DKI Jakarta, yakni:

Kota Administrasi Jakarta Barat
Kota Administrasi Jakarta Pusat
Kota Administrasi Jakarta Selatan
Kota Administrasi Jakarta Timur
Kota Administrasi Jakarta Utara
Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu.
“Kecuali lima kota dan satu kabupaten di Provinsi Jakarta,” ungkapnya.

Sebab, wilayah DKI Jakarta tidak memiliki kota atau kabupaten yang berstatus sebagai daerah otonom seperti di provinsi lain.

UU Nomor 29 Tahun 2007 tentang Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta sebagai Ibu Kota Negara Kesatuan Republik Indonesia mengatur, wilayah Jakarta dibagi dalam kota administrasi dan kabupaten administrasi.

Oleh karena itu, pengisian jabatan wali kota dan bupati tidak dilaksanakan secara langsung melalui pilkada.

Sebagai gantinya, wali kota dan bupati akan diangkat oleh gubernur atas pertimbangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta.

“Walikota/bupati diangkat oleh Gubernur atas pertimbangan DPRD Provinsi DKI Jakarta dari pegawai negeri sipil yang memenuhi persyaratan,” tulis Pasal 19 ayat (2).

Merujuk Peraturan KPU (PKPU) Nomor 2 Tahun 2024 tentang Tahapan dan Jadwal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2024, tahapan Pilkada 2024 dibagi menjadi dua, yaitu persiapan dan penyelenggaraan.

Berikut perincian jadwal Pilkada 2024:

Perencanaan program dan anggaran: Hingga 26 Januari 2024
Penyusunan peraturan penyelenggaraan pemilihan: Hingga 18 November 2024
Perencanaan penyelenggaraan yang meliputi penetapan tata cara dan jadwal tahapan pelaksanaan pemilihan: Hingga 18 November 2024
Pembentukan PPK, PPS, dan KPPS: 17 April-5 November 2024
Pembentukan panitia pengawas kecamatan, panitia pengawas lapangan, dan pengawas tempat pemungutan suara: Sesuai ketetapan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)
Pemberitahuan dan pendaftaran pemantau pemilihan: 27 Februari-16 November 2024
Penyerahan daftar penduduk potensial pemilih: 24 April-31 Mei 2024
Pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih: 31 Mei-23 September 2024.

Pengumuman persyaratan dukungan pasangan calon perseorangan: 5 Mei-19 Agustus 2024
Pengumuman pendaftaran pasangan calon: 24-26 Agustus 2024
Pendaftaran pasangan calon: 27-29 Agustus 2024
Penelitian persyaratan calon: 27 Agustus-21 September 2024
Penetapan pasangan calon: 22 September 2024
Pelaksanaan kampanye: 25 September-23 November 2024
Pelaksanaan pemungutan suara: 27 November 2024
Penghitungan suara dan rekapitulasi hasil penghitungan suara: 27 November-16 Desember 2024
Penetapan calon terpilih, penetapan pasangan calon terpilih tanpa permohonan perselisihan hasil pemilihan (PHP):
Calon bupati dan wakil bupati atau calon wali kota dan wakil wali kota terpilih: Paling lama 5 hari setelah Mahkamah Konstitusi secara resmi memberitahukan permohonan yang teregistrasi dalam Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK) kepada KPU
Calon gubernur dan wakil gubernur: Paling lama 5 hari setelah Mahkamah Konstitusi secara resmi memberitahukan permohonan yang teregistrasi dalam Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK) kepada KPU
Penyelesaian pelanggaran dan sengketa hasil pemilihan: Menyesuaikan dengan jadwal penyelesaian sengketa di Mahkamah Konstitusi.
Penetapan pasangan calon terpilih pasca putusan Mahkamah Konstitusi: Paling lama 5 hari setelah salinan penetapan, putusan dismisal, atau putusan Mahkamah Konstitusi diterima oleh KPU.
Pengusulan pengesahan pengangkatan calon bupati dan wakil bupati atau walikota dan wakil walikota terpilih:
Tidak ada permohonan PHP: Paling lama 3 hari setelah penetapan pasangan calon terpilih
Ada permohonan PHP: Paling lama 3 hari setelah penetapan pasangan calon terpilih pasca putusan Mahkamah Konstitusi
Pengusulan pengesahan pengangkatan calon gubernur dan wakil gubernur terpilih:
Tidak ada permohonan PHP: Paling lama 3 hari setelah penetapan pasangan calon terpilih
Ada permohonan PHP: Paling lama 3 hari setelah penetapan pasangan calon terpilih pasca putusan Mahkamah Konstitusi.

REKAP Hasil Piala FA, Newcastle United Lolos Susah Payah, Man City Pesta Drama 8 Gol

Sejumlah tim top melaju ke babak perempat final Piala FA.

Berikut rekap hasil Piala FA setelah merampungkan beberapa pertandingan putaran kelima, Rabu (28/2/2024) dini hari WIB.

Manchester City berhasil menggilas Luton Town dalam drama delapan gol.

Sedangkan Newcastle United berhasil melaju ke babak selanjutnya setelah susah payah menyingkirkan klub divisi kedua melalui drama adu penalti.

Diketahui, hasil duel Luton Town vs Manchester City yang berlangsung di Kenilworth Road berakhir dengan skot 2-6 untuk kemenangan The Citizens.

Pada pertandingan ini, bomber Manchester City, Erling Haaland mencetak lima gol, alias quintrick.

Gol tersebut dilesakkan Haaland pada menit (3′, 18′, 40′, 55′, 58′).

Sedangkan satu gol pemain Manchester City lainnya dicetak oleh Mateo Kovacic (72′).

Sementara dua gol tim tuan rumah dicetak Jordan Clark (45′, 52′).

Kemenangan telak tersebut pun membuat tim asuhan Pep Guardiola lolos ke babak perempat Piala FA.

Hal ini membuat sang juara bertahan Manchester City semakin dekat dengan trofi juara.

Sementara itu, Bournemouth harus angkat koper setelah digilas tim divisi dua, yakni Leicester City.

Duel Bournemouth vs Leicester City yang berlangsung di Vitality Stadium berakhir dengan skor 0-1.

Gol semata wayang Leicester dicetak Abdul Fatawu di babak ekstra time.

Di sisi lain, Newcastle United harus susah payah mengalahkan tim kasta kedua, yakni Blackburn Rovers melalui drama adu penalti.

Setelah bermain 1-1 hingga babak ekstra time, The Magpies akhirnya keluar sebagai pemenang setelah menyelesaikan adu penalti dengan skor 4-3.

Hasil ini membuat Newcastle United menyusul Manchester City untuk lolos ke babak berikutnya.

Rekap Hasil Piala FA Putaran Kelima
Selasa, 27 Februari 2024
Coventry City 5-0 Maidstone

Rabu, 28 Februari 2024

Bournemouth 0-1 Leicester City

Luton Town 2-6 Manchester City

Blackburn Rovers 1-1 Newcastle United (Pen: 3-4)

Jadwal Piala FA Putaran Kelima
Kamis, 29 Februari 2024
02.45 WIB: Chelsea vs Leeds United

02.45 WIB: Nottingham Forest vs Manchester United

02.45 WIB: Wolves vs Brighton

03.00 WIB: Liverpool vs Southampton

Profil Brigjen Edfrie Richard Maith, Putra Minahasa yang Kini Bertugas di Kemendagri

Empat perwira menengah (Pamen) Polri baru saja naik pangkat menjadi jenderal bintang satu, termasuk Edfrie Richard Maith.

Edfrie Richard Maith kini remi menyandang pangkat Brigadir Jenderal (Brigjen).

Ia kini ditunjuk sebagai Asisten Deputi (Asdep) Potensi Kawasan Perbatasan Darat (PKPD) Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) di bawah Kementerian Dalam Negeri.

Sebelumnya, profil Edfrie R Maith ini dikenal sebagai Dirpolarud Polda Metro Jaya.

Ia pernah mengemban sejumlah jabatan penting selama bertugas di kepolisian.

Edfrie R Maith adalah pria kelahiran tahun 1973.

Ia berasal dari Desa Papakelan, Kecamatan Tondano Timur, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.

Edfrie merupakan alumni Akpol tahun 1995.

Selama menjadi polisi, Edfri pernah mengemban amanah sebagai Kapolres Sorong Kota tahun 2017.

Ia juga pernah menjadi Wakapolres Tomohon dan Wakapolres Metro Jakarta Utara tahun 2018.

Tidak hanya itu, Edfri R Maith juga pernah mengemban tugas sebagai Pemeriksa Utama Roprovos Divpropam Polri.

Lalu, ia pun sempat ditunjuk sebagai Direktur Polairud Polda Metro Jaya.

Saat menjabat sebagai Dirpolairud Polda Metro Jaya, Brigjen Edfrie R Maith yang kala itu masih menyandang pangkat Komisaris Besar Polisi (Komes Pol) pernah mengungkap kasus perompakan bajak laut di Teluk Jakarta.

Ketika itu, Edfrie dan anak buahnya menangkap empat orang tersangka.

Mereka adalah Bastiar, Baharudin, Arnis Supriyadi dan Udin.

Keempatnya ditangkap pada 19 Juli 2020 di perairan Pulau Sabira, Kepulauan Seribu.

Penangkapan ini pun diwarnai ketegangan, karena para pelaku yang membawa senjata api menabrakkan perahu polisi.

Setelah ditangkap, terungkap bahwa komplotan bajak laut ini tidak hanya beraksi di Teluk Jakarta saja, tapi juga hingga ke perairan Kalimantan.

Spesies Anakonda Hijau Baru Ditemukan, Badan Setebal Ban Mobil, Kepalanya Sebesar Kepala Manusia

Para peneliti dari University of Queensland, Australia menemukan anakonda hijau di pedalam hutan Amazon, Ekuador.

Menurut peneliti, anakonda hijau ini merupakan spesies baru ular terbesar di dunia.

Karena ukurannya yang besar, peneliti menyebut, bahwa ular anakonda hijau ini memiliki badan setebal ban mobil.

Bahkan, ukuran kepalanya nyaris sebesar kepala manusia.

Freek Vonk, profesor di VU University Amsterdam, Belanda mengatakan, bahwa ular ini berbeda dari spesies lainnya yang pernah ditemukan.

Keberadaannya dapat ditemukan di Amerika Selatan, seperti Venezuela, Suriname, dan Guyana Perancis.

Dikutip dari CNN, Vonk menggambarkan ular anakonda hijau ini “seperti monster” karena memiliki badan setebal ban mobil, dengan panjang 8 meter dan beratnya lebih dari 200 kg, serta kepala sebesar kepala manusia.

Menurut profesor Bryan Fry, hewan ini berusia hampir 10 juta tahun.

Penemuan spesies ular anakonda terbesar itu terjadi saat syuting serial National Geographic berjudul Pole to Pole with Will Smith yang disiarkan Disney+ pada Februari 2024.

Tim peneliti yang dipimpin profesor Bryan Fry menemukan anakonda tersebut dengan bantuan penduduk asli Waorani.

Bryan Fry dan tim dari University of Queensland melakukan penjelajahan di hutan terpencil Amazon untuk syuting serial Pole to Pole with Will Smith berama para kru film.

Dikutip dari rilis resminya, Bryan Fry memimpin tim tersebut untuk menangkap dan mempelajari beberapa spesimen anaconda hijau utara (Eunectes akayima).

Spesies ular tersebut baru diberi nama. Mereka lalu melakukan pejelajahan di wilayah Bameno, Baihuaeri Waorani dalam hutan Amazon, Ekuador.

Mereka ke sana berkat undangan masyarakat setempat Waorani untuk mengumpulkan sampel dari populasi anaconda yang katanya terbesar di dunia.

Selama sepuluh hari ekspedisi, mereka ditemani pemburu setempat masuk ke hutan Amazon untuk mencari spesies ular yang dianggap keramat.

“Kami mendayung kano menyusuri sistem sungai dan cukup beruntung menemukan beberapa anakonda bersembunyi di perairan dangkal, menunggu mangsa,” kata Bryan.

Tak lama kemudian, mereka menemukan seekor anakonda betina dengan ukuran panjang 6,3 meter.

“Ukuran makhluk menakjubkan ini sungguh luar biasa,” ungkap Bryan.

Sementara itu, masyarakat Waorani melaporkan pernah melihat anakonda lain di daerah tersebut yang berukuran panjang lebih dari 7,5 meter dan berat sekitar 500 kilogram.

Tim peneliti lalu mengambil sampel darah dan jaringan dari ular besar tersebut.

Mereka juga mengamati ciri-ciri fisik, menghitung sisik, serta mengamati corak dan warnanya.

Dilansir dari CNN World (23/2/2024), anakonda hijau memang ular terberat di dunia

Museum Sejarah Alam Inggris mencatat, ular anakonda hijau yang pernah tercatat memiliki berat 227 kilogra, panjang 8,43 meter, dan lebar 1,11 meter.

Bila dibandingkan ular lain, sanca batik hanya mempunyai panjang 6,25 meter.

Dilihat dari temuan Bryan Fry dan tim University of Queensland, ular anakonda hijau yang pernah tercatat itu memiliki ukuran lebih panjang.

Namun, hewan tersebut berspesies anakonda hijau selatan.

Spesies anakonda hijau utara yang baru ditemukan sebagai ular terbesar punya genetik yang berbeda dengan anakonda hijau selatan.

Diberitakan The Independent (23/2/2024), spesies baru ini memiliki gen yang sangat berbeda dari anakonda hijau selatan yang diemukan sejak 10 juta tahun lalu.

Secara genetik, perbedaannya sebesar 5,5 persen.

Sebagai gambaran, manusia hanya berbeda gen sekitar 2 persen dari simpanse.

Para peneliti juga membandingkan genetika anakonda hijau dengan spesimen ular yang dikumpulkan di tempat lain.

Menurut mereka, temuan ini sangat penting untuk konservasi anakonda selaku hewan predator puncak rantai makanan yang memengaruhi keseimbangan ekosistem.

Sebagai spesies ular raksasa yang baru ditemukan, para peneliti menyoroti kondisi sekitar hutan Amazon habitat reptil tersebut mengkhawatirkan.

“Deforestasi di lembah Amazon akibat ekspansi pertanian diperkirakan mengakibatkan hilangnya habitat sebesar 20-31 persen, yang mungkin berdampak pada 40 persen hutan Amazon pada tahun 2050,” katanya.

Selain itu, wilayah tersebut terancam polusi logam berat akibat pertambangan, kebakaran hutan, kekeringan, dan perubahan iklim. Kondisi ini mengancam kehidupan anakonda raksasa dan makhluk hidup di sana.

Karena itu, Bryan mengungkapkan, pihaknya akan melakukan penelitian lebih lanjut terhadap spesies dan ekosistem di hutan Amazon.

“Yang paling mendesak adalah penelitian tentang bagaimana petrokimia dari tumpahan minyak mempengaruhi kesuburan dan biologi reproduksi ular langka ini dan spesies penting lainnya di Amazon,” imbuh dia.

Hasil Liga Inggris, Arsenal Hancurkan Newcastle Skor Telak, Persaingan Juara Makin Panas

Hasil Liga Inggris, Mikel Arteta senang dengan performa Arsenal tadi malam karena berhasil menghancurkan Newcastle dengan skor telak 4-1 di Emirates Stadium, Minggu (25/2/2024) dini hari WIB.

Arsenal lebih mendominasi permainan dibandingkan Newcastle, agresifitas mereka, efisiensi permainan, serta jumlah tembakan tepat sasaran mereka jauh lebih baik daripada tim tamu.

Dua gol Arsenal tercipta di babak pertama lewat bunuh diri Sven Botman dan gol Kai Havertz.

Lalu Bukayo Saka dan Jakub Kiwior menambah pundi-pundi gol The Gunners dalam 45 menit babak kedua.

Hasil ini adalah kemenangan keenam Arsenal secara berturut-turut di Liga Inggris dan menghasilkan 25 gol dengan angka kebobolan yang jauh lebih kecil, yakni 3 gol.

Respons yang baik dari skuad The Gunners menyusul kekalahan tipis atas Porto di ajang Liga Champions tengah pekan lalu.

“Saya sangat senang dengan penampilan tim melawan Newcastle yang sangat bagus,” ucap Arteta usai laga.

“Para pemain sangat bagus, sangat agresif, dan kami pantas memenangkan pertandingan,” sambungnya.

Soal kukuhnya lini pertahanan The Gunners, Arteta tetap rendah hati, meskipun hanya kebobolan 3 gol dalam 6 pertandingan, ia merasa masih banyak hal yang harus dibenahi.

“Mereka tampil sangat bagus namun kami masih harus berkembang,” kata Arteta soal duet Saliba dengan Gabriel kepada TNT Sports, dikutip dari BBC.

“Kami punya beberapa hari untuk berefleksi karena kami akan bermain lagi pada Senin.”

“Ini merupakan minggu yang sangat intens dan itu adalah cara yang sangat positif untuk mengakhirinya,” jelasnya.

Hasil ini membuat Arsenal hanya tertinggal satu angka dari Manchester City (2) dan dua poin dari Liverpool yang duduk di puncak.

Anak asuh Mikel Arteta menjalani musim kedua beruntun dalam persaingan gelar juara Liga Inggris setelah tersisih oleh Manchester City musim lalu.

Namun, ada perbedaan yang menonjol dengan performa mereka dalam persaingan gelar dibandingkan musim lalu.

Arsenal memiliki lebih banyak energi untuk berjuang.

“Ini adalah kali kedua dalam perburuan gelar (untuk Arsenal) dan bagi saya sepertinya ada lebih banyak energi dan perjuangan,” ucap mantan bek Inggris, Martin Keown.

“Ketakutan sedikit merayap (musim lalu), tapi sekarang beda,” jelasnya.

MENOHOK Reaksi KPU Soal Permintaan PDIP Tutup Sirekap: Tahu Hasil Pemilu Tingkat TPS Dari Mana?

Beginilah rekasi menohok KPU soal permintaan PDIP menutup Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap).

Seperti diketahui, PDIP menolak dan meminta Sirekap ditutup.

PDIP menolak penggunaan Sirekap dalam proses rekapitulasi penghitungan perolehan suara hasil Pemilu 2024 di seluruh jenjang tingkatan pleno.

Menanggapi permintaan tersebut, beginilah reaksi menohok KPU.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyatakan tidak akan menghentikan penayangan data perolehan suara dalam Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) demi transparansi, terutama pengunggahan foto asli formulir C.Hasil plano dari tempat pemungutan suara (TPS).

Meski beberapa data diakui keliru karena kesalahan pembacaan oleh sistem, tetapi KPU memastikan proses koreksi dan sinkronisasi data dengan perolehan suara yang direkapitulasi secara manual berjenjang terus dilakukan.

“Intinya untuk foto, formulir C.Hasil plano yang ada di TPS, itu akan kita unggah terus,” kata Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari, Jumat (23/2/2024) dilansir Tribun-medan.com dari Kompas.com.

“Ini tetap kita tayangkan, karena apa? Masyarakat pemilih atau partai politik yang tidak punya saksi mau mengakses informasi perkembangan hasil pleno di TPS dari mana?

Justru dengan Sirekap ini bisa diakses, bisa dimonitor, bisa dipantau,” ujarnya lagi.

Ia menegaskan bahwa foto asli formulir C.Hasil plano dari tempat pemungutan suara (TPS) akan terus diunggah ke dalam Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap).

Bahkan, akan tetap bisa diunduh.

KPU melakukannya agar semua pihak dapat menjadikannya basis penghitungan suara secara mandiri oleh masing-masing peserta pemilihan umum (pemilu) maupun pemantau. Bagi peserta pemilu, formulir C.

Hasil plano yang fotonya diunggah ke Sirekap bisa menjadi bekal menghadapi proses rekapitulasi manual berjenjang di atasnya, seperti kecamatan dan provinsi.

“Kalau kita tutup sama sekali, tidak ada yang bisa mengetahui situasi penghitungan suara,” sambungnya.

“Termasuk, rekapitulasi kecamatan tidak bisa terkontrol, termonitor, hasil penghitungan di masing-masing TPS.

Hanya pihak tertentu saja yang memegang formulir C.Hasil di tingkat TPS yang mengetahui hasilnya,” katanya melanjutkan.

KPU kembali menyatakan tidak akan menghentikan penayangan data perolehan suara dalam Sirekap demi transparansi, terutama pengunggahan foto asli formulir C.

Hasil plano dari TPS. Meski beberapa data diakui keliru karena kesalahan pembacaan oleh sistem, tetapi KPU memastikan proses koreksi dan sinkronisasi data dengan perolehan suara yang direkapitulasi secara manual berjenjang terus dilakukan.

“Intinya untuk foto, formulir C.Hasil plano yang ada di TPS, itu akan kita unggah terus,” kata Hasyim.

“(Dengan Sirekap) itu sambil sama-sama bisa membandingkan atau cross check apakah yang ditayangkan itu sudah benar atau belum.

Itu lah tujuan supaya adanya Sirekap ini supaya hasil pemungutan suara atau hasil penghitungan suara itu transparan, siapa pun bisa akses,” ujarnya lagi.

Hasyim mengakui, publikasi data perolehan suara di dalam Sirekap boleh jadi belakangan tertunda atau melambat karena adanya proses koreksi dan sinkronisasi.

Namun, menurut dia, sinkronisasi dilakukan supaya suara yang direkapitulasi di tingkat kecamatan tidak lagi mengalami perbedaan dengan publikasi Sirekap.

“Kenapa tidak ditayangkan perkembangannya, misalkan, karena masih ada yang belum sinkron.

Yang belum sinkron menunda dulu dan melanjutkan bagi yang sudah sinkron,” kata Hasyim.

“Untuk penayangan hasil hitung konversi dari foto ke angka, secara bertahap kita koreksi. Sehingga penayangannya secara bertahap selalu dilakukan koreksi antara hasil penghitungan dengan foto formulir C.Hasil plano TPS,” ujarnya lagi.

Sebelumnya, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-P menolak penggunaan Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) sebagai alat bantu penghitungan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Penolakan itu tertuang di dalam surat pernyataan yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto dan Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP PDI-P Bambang Wuryanto.

Surat ini dibuat pada 20 Februari 2024 dan ditujukan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“PDI Perjuangan secara tegas menolak penggunaan Sirekap dalam proses rekapitulasi penghitungan perolehan suara hasil Pemilu 2024 di seluruh jenjang tingkatan pleno,” demikian bunyi poin keempat surat pernyataan DPP PDI-P, dikutip pada Rabu (21/2/2024).

Surat pernyataan ini telah dikonfirmasi kebenarannya oleh Ketua Bidang Kehormatan DPP PDI-P Komarudin Watubun.

PDI-P mengambil sikap penolakan setelah melihat berbagai dinamika proses Pemilu 2024. Salah satunya, terjadi persoalan di dalam proses input data penghitungan suara di tempat pemungutan suara (TPS) ke dalam Sirekap.

“Kemudian diikuti pada tanggal 18 Februari 2024 KPU RI memerintahkan kepada seluruh KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota untuk menunda rekapitulasi perolehan suara dan penetapan hasil Pemilu di tingkat pleno PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) dijadwalkan ulang menjadi tanggal 20 Februari 2024,” bunyi surat DPP PDI-P tersebut. Selain menolak penggunaan Sirekap, ada lima poin lain yang disampaikan PDI-P kepada KPU.

Pertama, partai berlambang banteng itu melihat bahwa kegagalan Sirekap sebagai alat bantu dan rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat PPK merupakan dua persoalan berbeda. Dengan demikian, penundaan proses rekapitulasi merupakan hal yang tidak relevan. Kedua, KPU semestinya tidak perlu menunda tahap rekapitulasi di tingkat PPK karena tidak ada situasi genting yang memaksa/tidak ada kondisi darurat.

“Ketiga, permasalahan kegagalan Sirekap sebagai alat bantu harus segera ditindaklanjuti dengan mengembalikan proses rekapitulasi hasil penghitungan suara manual berdasarkan sertifikat hasil penghitungan suara/C1,” tulis surat itu.

“Hasil sesuai ketentuan Pasal 393 ayat (3) UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum ‘Rekapitulasi penghitungan suara dilakukan dengan membuka kotak suara tersegel untuk mengambil sampul yang berisi berita acara pemungutan suara dan sertifikat hasil penghitungan suara, kemudian kotak suara ditutup dan disegel kembali,” demikian sikap DPP PDI-P.

Selanjutnya, DPP PDI-P menolak sikap atau keputusan KPU yang menunda tahapan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara di tingkat pleno PPK.

Hal ini karena dinilai telah membuka celah kecurangan dalam tahapan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara, serta melanggar asas kepastian hukum, efektivitas-efisiensi dan akuntabilitas penyelenggaraan Pemilu 2024.

“Keenam, meminta audit forensik digital atas penggunaan alat bantu Sirekap dalam penyelenggaraan Pemilu 2024, kemudian membuka hasil audit forensik tersebut kepada masyarakat/publik sebagai bentuk pertanggungjawaban KPU dalam penyelenggaraan Pemilu 2024,” demikian poin keenam surat tersebut.

Caleg PPP Bangkalan Ngamuk di Kantor Kecamatan Gegara Kesal Suara Berkurang

Caleg PPP Sampang ngamuk di Kantor Kecamatan.

Jakarta – Caleg dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Sonhaji, mengamuk di Kantor Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Dia mengamuk karena merasa perolehan suara miliknya turun drastis dari perolehan awal.
Dilansir detikJatim, Sabtu (24/2/2024), Sonhaji mengamuk di hadapan para petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Aksinya itu terekam video sejumlah pendukungnya yang turut mendatangi kantor kecamatan yang juga menjadi sekretariat PPK Kwanyar.

Pria yang masih aktif sebagai anggota Komisi D DPRD Bangkalan ini datang bersama puluhan pendukungnya kemudian melakukan aksi di depan kantor kecamatan. Tidak lama kemudian mereka bertemu dengan 5 anggota PPK Kwanyar.

“Saya ingatkan jangan sekali-kali mengubah perolehan suara DPRD Bangkalan, karena kalian akan berhadapan dengan saya dan nyawa taruhannya,” kata Sonhaji, Jumat (23/2).

Sonhaji yang duduk berhadapan dengan 5 anggota PPK itu sempat emosi dan menggebrak meja. Dia kesal karena suaranya turun drastis dari perolehan awal. Ia meminta agar tidak ada penggeseran suara terutama yang berkaitan dengan perolehannya.

“Jangan pernah menggeser suara Sonhaji,” imbuhnya.

Simak selengkapnya di sini.

(fas/fas)

Heboh Soal Ulat Bulu Mematikan dari Amerika, Ini Fakta Sebenarnya

Beberapa hari terakhir heboh adanya video yang menarasikan soal kemunculan ulat bulu mematikan asal Amerika.

Dalam video yang beradar di grup WhatsApp, disebutkan bahwa ulat bulu mematikan asal Amerika itu bentuknya menyerupai anak burung.

Ciri-cirinya berwarna hijau dengan bulu berukuran cukup besar yang menempel pada daun.

Menurut narasi yang beredar, bahwa ulat bulu tersebut sudah membunuh 16 anak, dengan gejala kejang lalu meninggal dunia.

Tak pelak, video ini pun bikin resah kalangan orang tua.

Apalagi, narasi yang beredar menunjukkan bahwa ulat bulu itu seolah-olah ada ditemukan di Indonesia.

Tidak hanya ramai dibagikan di media sosial WhatsApp, video serupa juga ramai dibagikan di platform X atau Twitter.

Lantas, seperti apa fakta sebenarnya?

Simak penjelasan dokter berikut dikutip dari Kompas.com.

Dokter hewan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Slamet Raharjo mengatakan, ulat yang ada dalam unggahan tersebut adalah jenis ulat asp dari Amerika.

Ulat asp adalah ulat bulu yang dapat menyebabkan alergi bila terkena kulit manusia.

Ulat jenis ini biasanya ditemukan di berbagai habitat tergantung pada spesies tertentu.

Beberapa ditemukan di hutan, sementara yang lain ditemukan di area terbuka seperti ladang dan kebun.

“Bulunya membawa allergen kuat bersifat racun. Mirip ulat matahari yang kalau kena kulit bulunya menancap langsung dan menimbulkan gatal dan panas,” ujarnya kepada Kompas.com, Kamis (22/2/2024).

Meskipun demikian, efek samping dari ulat bulu tersebut tidak fatal, kecuali untuk individu tertentu yang mempunyai riwayat shock allergic atau syok anafilaksis, yaitu reaksi alergi yang sangat parah.

Lebih lanjut, kata Slamet, masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan karena ulat ini tidak ada di Indonesia.

Soal pernyataan yang mengatakan ulat asp menyebabkan kematian, Slamet mengatakan bahwa itu hoaks.

“Hoaks kalau ada yang bilang ulat ini bisa menyebabkan kematian. Saya heran orang-orang pada demen menebar hoaks dan tidak mau mengeceknya lagi, main forward saja,” ungkapnya.

Slamet mengatakan, efeknya mungkin hanya akan menimbulkan gatal hebat seperti kalau terkena ulat bulu yang gatal pada umumnya.

Dari Pusat Kota Pematang Siantar, Kasat Binmas AKP Jahrona Sinaga Tebar Pesan Kedamaian Pasca Pemilu

Kasat Binmas Polres Pematangsiantar AKP Jahrona Sinaga SH didampingi KBO Binmas Iptu Marwan keliling berikan Himbauan Kepada Masyarakat Pasca pemilu 2024, Rabu (21/2/2024).

Kasat Binmas Polres Pematangsiantar mengatakan, kegiatan memberikan himbauan ini bertujuan untuk menyampaikan pesan pesan kamtibmas untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah kota pematangsiantar.

Agar seluruh masyarakat kota pematangsiantar tetap bisa menerima hasil hitungan sementara dan serta agar sesama warga saling menghargai demi terwujudnya keharmonisan dan damai di tengah masyarakat khususnya kota pematangsiantar.

“Kami dari polres pematangsiantarmenyampaikan kepada kita semua bahwa pelaksanaan pemilu telah berlalu apapun hasilnya telah kita terimah dengan besar hati dan penuh kedewasaan,”ujar Jahrona,

Apapun hasilnya tetap bersatu demi bangsa dan negara indonesia tercinta lupakan perbedaan ingat kebersamaan perbedaan itu adalah wujud keindahan dalam keberagaman dan itulah Indonesia mari kita melanjutkan aktivitas kita seperti biasa mencari kebutuhan untuk dinikmati keluarga.

Kami dari polres pematangsiantar membawa perdamaian dengan tulus dan memberi perlindungan horas.

Gerebek Pengedar Narkoba, Polisi di Kendari Ditikam Warga, Pelakunya Disebut Masih Remaja

Gerebek pengedar narkoba, polisi di kendari ditikam warga.

Mirisnya pelaku penikaman disebut-sebut masih remaja.

Seorang anggota kepolisian di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) ditikam oleh pria saat menggerebek pengedar narkoba.

Kabar ini viral usai beberapa akun Instagram, salah satunya @sultra24jam, Selasa (20/2/2024) mengunggah kondisi anggota polisi itu yang terbarik lemas di rumah sakit.

Dari keterangan di unggahan tersebut, korban mengalami luka tusuk usai ditikam.

“Akibatnya, personel Subdirektorat 1 Ditresnarkoba Polda Sultra ini mengalami luka tusuk dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Kendari untuk mendapatkan perawatan medis,” tulis keterangan dalam unggahan.

Peristiwa itu terjadi di Kelurahan Kampung Salo, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Sultra pada Selasa (20/2/2024) dini hari.

Anggota polisi yang menjadi korban penikaman tersebut berinisial HP, seorang personel Ditresnarkoba Polda Sulawesi Tenggara (Sultra).

HP ditikam setelah dikepung warga yang diduga melindungi pelaku.

Kabid Humas Polda Sultra, Kombes Pol Iis Kristian membenarkan kejadian tersebut.

“Iya benar, kejadiannya tadi malam saat anggota kami melakukan penangkapan,” ujarnya, Selasa (20/2/2024), dikutip dari TribunnewsSultra.com.

Namun, saat dikonfirmasi detail terkait kronologi kejadiannya, Kombes Pol Iis belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut.

Sebab, kasus itu masih dalam penyelidikan.

“Karena sampai saat ini teman-teman di lapangan masih sementara bekerja,” tuturnya.

Kini, HP masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Humas Rumah Sakit Bhayangkara Kendari, Sri Yulisti mengatakan HP merupakan rujukan dari RS Santa Anna dan saat ini dilakukan rawat inap di RS Bhayangkara.

“Iya benar saat ini sedang dilakukan rawat inap,” tuturnya saat dikonfirmasi wartawan TribunnewsSultra.co, pada Selasa (20/2/2024).

Terkait kasus tersebut, Polda Sultra kini telah berhasil mengamankan pelaku.

Sebanyak empat mobil Brimob nampak melintas di Jalan Pembangunan, dan Jalan DR Mohamad Hata saat akan melakukan penangkapan pelaku.

Salah satu warga di lokasi yang tidak disebutkan namanya mengatakan pelaku sudah ditangkap.

“Sudah dibawa tadi,” ujarnya saat diwawancarai, Selasa (20/2/2024), dikutip dari TribunnewsSultra.com.

Sementara itu, sumber internal TribunnewsSultra mengatakan pelaku penikaman tersebut masih remaja.

Namun, pihaknya tidak memberikan detail informasi terkait pelaku.

“Anak remaja pelakunya,” tuturnya.